A
pa yang terjadi dengan hidup ku, kini aku hanya dapat melihat fotonya saja tanpa dapat melihat dia tersenyum manis, tanpa dapat mendengar suara lembutnya, tanpa dapat merasakan kasih sayangnya lagi… apa yang terjadi dengan ku
Saat ini aku kangen akan dia… batin ini menjerit, dan terus menjerit memanggil namanya, sakit dan sakit, semakin lama semakin sakit dengan kerinduan ini… Oh Tuhan apakah dia juga yang disana merindukan diriku seperti aku merindukan dirinya..
Kini batin ini menangis sepanjang hari merindukan dirinya.. entah kapan dan dimana akan bertemu dengannya lagi… apakah ini yang disebut cinta terlarang.
Seandainya memang dia telah bahagia dengan yang lain aku rela asalkan aku diperkenankan untuk bertemu dengan dirinya satu kali lagi…
Rasa kangen ini terasa tidak terbendung lagi… aku ingin menangis.. aku ingin menjerit memanggil namanya… tidak bisa aku bayangkan keadaan ku selanjutnya tanpa dirinya… dirinya yang aku sayang…
Disini aku merindu…. apakah dia juga merindukan aku…. aku kangen… dan sangat-sangat kangen…
Apakah aku harus pergi, lari atau mati, agar rasa rindu ini tidak menyakitkan diriku… Oh Tuhan aku sayang dia… aku cinta dia….. tak ingin dia pergi dari sisiku…
Say… jika dirimu membaca ini dan dapat melihat keadaan ku yang semakin menginginkanmu di sisiku, ku harap engakau tahu apa yang ada dihatiku….
Kabari aku, beritakan dirimu kepadaku… aku menunggu….
Air mata ku tlah terbendung dengan kerinduan ini, yang ada saat ini hanya jeritan dalam hati yang memanggil dirimu…..dan satu ucapan dalam hati ini yang tak mampu aku hentikan……”Aku Sayang Kamu”….
Suatu hari saat hati ini tak mampu lagi membendung rasa rindu.. mungkin aku akan pergi, pergi ketempat dimana aku tenang dan sangat tenang… tempat yang sangat manis yang tak mudah untuk dilupakan….. (Suara hati : Jingga 220979)